MA Salafiyah Kajen Pati melaksanakan Launching Ekstrakurikuler Bahasa Jepang, Minggu, (9/11). Ali Mahmudi, S.Pd selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah sebuah terobosan yang bagus bagi peserta didik di MA Salafiyah. Harapannya yang ikut ekstra harus benar-benar aktif karena ada tujuan yang luar biasa untuk mengenal banyak Bahasa.

“Jika tidak mau ditipu oleh orang suatu bangsa atau suku maka kuasailah bahasa orang tersebut termasuk bahasa Jepang,” ungkap beliau dalam pidato sambutannya di depan para santri dan santriwati.
Menurut beliau dengan bahasa Jepang, para santri-santriwati bisa melanjutkan sekolah dan pertukaran pelajar bahkan bekerja di Jepang. Karena kita sudah mendapat lampu hijau dari Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah dan sudah ada ikatan dengan Jepang Foundation.
Dalam mengikuti kegiatan, tidak hanya sekedar mendaftar namun harus sungguh-sungguh berupaya. Kita punya Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang. Untuk sekarang ini Bahasa Arab dan Inggris sudah berjalan dengan baik namun perlu ada penguatan yang lebih sehingga anak-anak lebih bersahabat lagi dengan bahasa asing. Sementara untuk bahasa Jepang masih dalam posisi ekstra semoga ke depannya bisa masuk pelajaran intra sekolah.
Masrukhan,M.Pd selaku Kepala Sekolah menyampaikan bahwa MA Salafiyah sangat terima kasih kepada Jepang Foundation yang telah bersedia hadir memotivasi dan mengisi acara dalam bentuk keynote speaker melalui kadernya lewat lewat zoom dari Jakarta.
“Untuk para bapak ibu guru diharapkan lebih aktif dalam kegiatan ekstra. khususnya bahasa Jepang yang saat ini baru di launching, serta bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Kami mengharap bapak-ibu juga lebih intens dengan harapan agar peserta MA Salafiyah dapat kompeten di bidang Bahasa sebagaimana yang diharapkan oleh Yayasan Salafiyah.” Ungkap beliau dalam sambutannya.
Beliau sangat berharap agak anak-anak yang ikut kegiatan ekstra ini membludak yang mendaftar. Sejauh ini lebih dari 200 santri-santriwati. Harapannya agar tetap dipertahankan sebagaimana mestinya. Kepada warga kurikulum juga diharapkan menjaga kegiatan ekstra agar berjalan dengan baik-baik. Tak lupa kegiatan ekstra yang non akademis dari berbagai ekstra dari berbagai jenis ekstra juga tetap digalakkan.
“Alhamdulillah ekstra kegiatan siswa baik yang akademis maupun non akademis berjalan dengan baik namun tetap harus dievaluasi sehingga dari Jepang foundation perlu kami informasikan bahwa ekstra kami di MA Salafiyah itu akan dilaksanakan setelah KBM sampai jam 14.15,” tambahnya.
“Alhamdulillah di Madrasah tidak sepi dari kegiatan para siswa yang pastinya didampingi oleh para pembimbing guru ekstra yang berkompetensi di bidang masing-masing. Harapan besarnya begitu anak-anak ada yang sudah bisa walaupun menggunakan bahasa dasar insya Allah kalau nanti Allah menghendaki kalian bisa sekolah di Jepang atau bekerja di Jepang dan kami yakin melalui Jepang Foundation juga akan membantu” imbuhnya lagi.

Arif Sutoyo,SH selaku Wakil Kepala Bagian Humas menyampaikan sejauh ini, tercatat sudah ada tiga ratus lebih peserta yang tercatat mengikuti ekstrakulikuler Bahasa Jepang. Yang mana merupakan santri maupun santriwati. Ada 45 anak di kelas sepuluh, 54 anak di kelas 54 dan 219 anak di kelas dua belas. Diharapkan Ekstra Bahasa Jepang ini akan berlanjut dan semakin bermanfaat khususnya untuk para santri maupun santriwati di MA Salafiyah Kajen ini. (Arf)
