Pati - MA Salafiyah Kajen Pati mengadakan Workshop implementasi kurikulum merdeka secara mandiri. Acara tersebut diselenggarakan selama dua hari pada tanggal 24-25 Mei 2023 dan dihadiri oleh 86 peserta terdiri dari 50 guru kelas sepuluh, 8 guru BK, 12 tenaga kependidikan dan 16 Tim IKM MA Salafiyah yang antusias untuk mendapatkan wawasan baru dalam dunia pendidikan.
Pada acara tersebut, H. Ruhani, Kasi Penmad Kemenag Kabupaten Pati, diundang sebagai pembicara utama yang didampingi oleh Muhadi selaku tim kursis Kemenag Kabupaten Pati, Suhono selaku Pengawas Madrasah dan Tim IKM dari MAN 2 Pati. Beliau menyampaikan tentang empat kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini.
Dalam pidatonya, H. Ruhani menjelaskan bahwa perkembangan zaman dan tuntutan dunia kerja yang semakin kompleks membuat peran seorang guru tidak lagi terbatas pada penyaluran materi pelajaran. Guru dituntut menjadi fasilitator, motivator, dan inspirator bagi peserta didik dalam mengembangkan potensi mereka, terlebih di dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Guru dituntut untuk lebih kreatif dan aktif dalam melakukan menerapkan tujuan pembelajaran yang telah dibuat di awal pembelajaran.

Kepala MA Salafiyah Kajen, Masrukhan, menyampaikan apresiasi kepada H. Ruhani atas ilmu yang dibagikan dalam acara tersebut. Beliau juga berharap agar peserta workshop dapat menerapkan dan mengimplementasikan pengetahuan khusunya tentang penerapan Kurikulum Merdeka yang akan diterapkan di MA Salfiyah pada tahun ajaran baru 2023-2024 mendatang.
Dalam workshop tersebut peserta mendapatkan berbagai materi, diantaranya adalah pelatihan penyusunan KOM, penyusunan perangkat ajar Kurikulum merdeka mulai dari menyiapkan CP (Capaian Proses) yang digunakan sebagai dasar untuk membuat TP (Tujuan Pembelajaran) hingga di jabarkan dalam bentuk ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) dan di susun dalam bentuk modul ajar. Di hari kedua materi dilanjutkan dengan menyusun asesmen dan menyusun dan menyiapkan P5 dan PPRA.

