BERITA MADRASAH

MA Salafiyah Kajen Pati Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Dipublikasikan pada 17 August 2026 oleh Administrator

393 Pembaca Kabar Terbaru
Beranda > Berita & Artikel > MA Salafiyah Kajen Pati Gelar Upaca...
MA Salafiyah Kajen Pati Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Berita 17 August 2026 Oleh: Administrator 393 Pembaca

MA Salafiyah Kajen Pati Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, MA Salafiyah Kajen Pati menggelar upacara bendera di halaman timur madrasah, Senin (17/8/2026).
Upacara yang berlangsung pukul 07.30 hingga 09.00 WIB tersebut diikuti seluruh guru, tenaga kependidikan, serta siswa MA Salafiyah Kajen Pati. Kepala MA Salafiyah Kajen Pati, Muchammad Azib Mabrur, S.Ag., M.Pd., bertindak sebagai pembina upacara.


Dalam amanatnya, Pak Azib mengajak seluruh peserta untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.
“81 tahun yang lalu para pahlawan dengan darah dan air mata mengorbankan segalanya demi kemerdekaan ini. Kemerdekaan bukan hadiah, tetapi hasil perjuangan,” ujarnya.
Menurutnya, setelah kemerdekaan diraih, tugas generasi saat ini adalah mengisinya dengan karya, ilmu, prestasi, serta akhlak yang baik. Hal tersebut sejalan dengan tema peringatan kemerdekaan tahun ini, “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”


Beliau menekankan tiga peran penting yang dapat dilakukan warga madrasah. Pertama, bersatu dalam iman dan akhlak. Sebagai lembaga pendidikan Islam, madrasah memiliki pondasi berupa iman, takwa, dan akhlakul karimah.
“Jangan ada perpecahan, bullying, dan intoleransi di lingkungan madrasah kita. Mari kita jaga persatuan antar siswa, antar guru, maupun antarumat,” tegasnya.


Kedua, berdaulat dalam ilmu dan prestasi. Ia mendorong para siswa untuk terus belajar dan mengembangkan potensi, baik dalam bidang keagamaan maupun ilmu pengetahuan.
“Rajin belajar, hafal Al-Qur’an, jago sains, jago bahasa. Tunjukkan bahwa lulusan MA Salafiyah bisa menjadi pemimpin bangsa, ulama, dokter, insinyur, dan wirausaha,” katanya.


Ketiga, membangun negeri yang sejahtera melalui ilmu, keterampilan, dan karakter.
“Jangan menjadi generasi yang hanya menuntut, tetapi jadilah generasi yang memberi solusi,” pesannya.


Di akhir amanat, Azib menyampaikan apresiasi kepada para guru, panitia, serta petugas upacara yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka! Merdeka! Merdeka!” serunya, yang kemudian disambut semangat seluruh peserta upacara. (AK.81)

Bagikan Artikel: