BERITA MADRASAH

MA Salafiyah Kajen Raih Juara Harapan 1 LKTI ARPO 2026

Dipublikasikan pada 09 September 2026 oleh Administrator

139 Pembaca Kabar Terbaru
Beranda > Berita & Artikel > MA Salafiyah Kajen Raih Juara Harap...
MA Salafiyah Kajen Raih Juara Harapan 1 LKTI ARPO 2026
Berita 09 September 2026 Oleh: Administrator 139 Pembaca

MA Salafiyah Kajen Raih Juara Harapan 1 LKTI ARPO 2026

MA Salafiyah Kajen, Pati, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim riset madrasah tersebut meraih Juara Harapan 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dalam ajang AMSA Research and Poster Olympiad (ARPO) 2026 yang diselenggarakan AMSA Universitas Diponegoro (Undip) di Fakultas Kedokteran Undip pada hari Sabtu dan Minggu, 5 hingga 6 September 2026.

Prestasi itu diraih tiga siswa MA Salafiyah Kajen, yakni Muhammad Ridwan Arsyad, Adhienka Noviana Shafa, dan Shofi Aulya Luthfyana. Mereka mengikuti kompetisi di bawah bimbingan Isyarotuz Zakiyyah, S.Si., dan Moch. Chamdan Yuwaf, S.ST.

Untuk mencapai babak final, tim tersebut harus melewati sejumlah tahapan seleksi yang cukup ketat. Tahapan dimulai dari penyusunan gagasan, seleksi abstrak, pengembangan karya dalam bentuk full paper, hingga presentasi di hadapan dewan juri..

Dari peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tim MA Salafiyah Kajen berhasil masuk dalam 10 besar finalis. Mereka kemudian berkesempatan mempresentasikan hasil penelitian secara langsung di Fakultas Kedokteran Undip

Dalam proses penyusunan full paper, para siswa tidak hanya mengembangkan gagasan secara teoritis. Penelitian yang dilakukan juga dikembangkan menjadi sebuah produk inovatif. Produk tersebut kini telah memperoleh perlindungan Hak Cipta.

Pembimbing tim, Isyarotuz Zakiyyah, S.Si mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui para siswa sejak tahap awal kompetisi.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hasil yang diraih anak-anak. Proses menuju ARPO ini tidak mudah. Mereka harus melewati berbagai tahapan seleksi hingga akhirnya mampu masuk dalam jajaran 10 Top Finalis,” ujarnya.

Menurut bu Isyarotuz, pengalaman selama mengikuti kompetisi menjadi bagian penting dari proses pembelajaran siswa. Mereka tidak hanya belajar menyusun karya ilmiah, tetapi juga mengembangkan ide, melakukan penelitian, menciptakan produk, hingga mempresentasikan hasil penelitian di hadapan juri.

“Bagi kami, pengalaman paling berharga adalah bagaimana anak-anak belajar mengembangkan ide, melakukan penelitian, menciptakan produk, menyusun karya ilmiah, hingga mempertanggungjawabkan hasil penelitian di hadapan dewan juri,” katanya.

Pembimbing lainnya, Moch. Chamdan Yuwaf, S.ST mengapresiasi ketekunan para siswa selama mengikuti seluruh rangkaian kompetisi. Menurutnya, persaingan dalam ARPO 2026 cukup ketat sehingga keberhasilan masuk 10 besar finalis sudah menjadi pencapaian tersendiri.

“Anak-anak harus mempersiapkan karya, produk, dan kemampuan presentasi dengan maksimal. Alhamdulillah, kerja keras tersebut membuahkan hasil dengan diraihnya Juara Harapan 1,” ujarnya.

Beliau berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk terus mengembangkan kemampuan penelitian dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat.

Sementara itu, Kepala MA Salafiyah Kajen Muchammad Azib Mabrur, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih tim tersebut. Pihak madrasah akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan riset dan kompetisi ilmiah yang diikuti siswa.

“Kami sangat mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti riset dan kompetisi ilmiah. Anak-anak harus diberikan kesempatan untuk berkembang, mencoba, dan menunjukkan kemampuan mereka,” katanya.

Menurut beliau, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras siswa yang didukung pendampingan pembimbing dan lingkungan madrasah yang memberikan ruang bagi pengembangan potensi peserta didik.

Capaian di ARPO 2026 menambah deretan pengalaman siswa MA Salafiyah Kajen dalam mengembangkan riset dan inovasi. Selain berhasil meraih penghargaan, tim tersebut juga menghasilkan produk penelitian yang telah mendapatkan perlindungan Hak Cipta.

Prestasi itu diharapkan dapat mendorong siswa lainnya untuk semakin berani mengikuti kompetisi ilmiah, mengembangkan penelitian, serta menghasilkan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. (AK.81 – Isya)

Bagikan Artikel: