BERITA MADRASAH

Merawat untuk Menjadi Berguna

Dipublikasikan pada 21 November 2024 oleh Administrator

1312 Pembaca Kabar Terbaru
Beranda > Berita & Artikel > Merawat untuk Menjadi Berguna
Merawat untuk Menjadi Berguna
Berita 21 November 2024 Oleh: Administrator 1312 Pembaca

Merawat untuk Menjadi Berguna

"Tidak akan mungkin bisa sempurna, namun kita bisa menjadi berguna" Kataku dalam hati saat melihat foto lama yang muncul di beranda media sosial.

Kita semua mengerti bahwa kesempurnaan itu hanya milik Yang Maha Kuasa. Sebaliknya manusia tentu selalu ada keterbatasan. Namun jika menelaah lebih jauh, kita pasti dikarunia potensi masing-masing, ini adalah anugerah. Potensi yang sudah tertanam dalam diri harus di cari terlebih dahulu, diraba dan digali karena jika tidak mencoba maka kehadirannya tidak akan disadari.

Sebagai makhluk sosial yang membutuhkan manusia lain, maka kita pun tak bisa lepas dari campur tangan orang sekitar yang berperan membantu menggali dan mengasah potensi dalam diri ini.

Ini adalah momentum yang tepat agar yang sudah belajar dan mengerti terlebih dahulu membantu menemukan potensi yang lainnya. Dimana menjadi manusia yang berguna bagi mereka yang belum mengetahui dan belum bisa mengasah potensinya.

Kita sebagai pengajar bisa berbagi banyak hal dengan ilmu yang dimiliki. Sebab bisa saja kita mampu mengetahui dan melakukan sesuatu dengan mudah sedangkan peserta didik kita masih kesulitan melakukan atau mengetahuinya.

Namun sebagaimana yang aku alami, ini bukan berarti kita lebih hebat dari mereka. Kita hanya lebih dulu tahu, lebih dulu belajar dan lebih dulu ada yang mengarahkan. Sehingga menjadi tugas kita untuk menurunkan ilmu dan membatu membuka potensi mereka.

Kepedulian pada peserta didik dalam hal berbagi pengalaman dan pengajaran serta usaha menggali dan mengasah potensi juga sangat berarti bukan hanya untuk mereka saja.  Diri kita pun akan menuai   energi positif dari itu semua.

Kesadaran bahwa setiap manusia memiliki potensi yang tidak sama baik jenis maupun kualitasnya akan menghindarkan kita dari pemaksaan untuk menyeragamkan pemikiran agar sama seperti kita.

Apalagi yang kita hadapi adalah anak-anak dan remaja dalam usia yang sedang berkembang serta membutuhkan bimbingan dan pendampingan sepenuhnya.

Kita bisa hadir ditengah-tengah para peserta didik untuk berbagi pengalaman dan semangat dalam mencintai potensi yang dimiliki dan setia pada proses pengembangan diri. Dalam hal ini kita tidak hanya memotivasi mereka. Atan tetapi juga mengispirasi mereka.

Walaupun setiap individu mempunyai caranya tersendiri dalam melakukan proses kreatif berdasarkan pengalaman uniknya masing-masing. Maka kita bisa mengajak mereka lebih percaya diri dan mau terus berproses terhadap potensi yang dimiliki.

 

Penulis: Arif Sutoyo (Arif Khilwa)

Waka Humas MA Salafiyah Kajen Pati

Bagikan Artikel: