BERITA MADRASAH

Muchammad Azib Mabrur Dilantik sebagai Kepala MA Salafiyah Kajen

Dipublikasikan pada 22 July 2026 oleh Administrator

254 Pembaca Kabar Terbaru
Beranda > Berita & Artikel > Muchammad Azib Mabrur Dilantik seba...
Muchammad Azib Mabrur Dilantik sebagai Kepala MA Salafiyah Kajen
Berita 22 July 2026 Oleh: Administrator 254 Pembaca

Muchammad Azib Mabrur Dilantik sebagai Kepala MA Salafiyah Kajen

Muchammad Azib Mabrur, S.Ag., M.Pd. resmi dilantik sebagai Kepala Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, Senin (21/7/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Yayasan Salafiyah Kajen, KH Ubaidillah Wahab, di Aula MA Salafiyah Kajen.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pembina, pengawas, serta pengurus Yayasan Salafiyah Kajen. Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Pati H. Ahmad Syaiku, S.Ag., M.Pd., perwakilan Cabdin Wilayah III Provinsi Jawa Tengah danPengawas Madrasah, para tokoh, serta tamu undangan lainnya.

Selain melantik Kepala MA Salafiyah, Yayasan Salafiyah Kajen juga melantik sejumlah kepala lembaga pendidikan di bawah naungannya, yakni Kepala MI, MTs, SMK, dan PATTA.

Dalam sambutannya, KH Ubaidillah Wahab, SH., M.Si menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan, khususnya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati serta perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah yang selama ini memberikan pendampingan dan pembinaan kepada lembaga pendidikan di lingkungan Yayasan Salafiyah.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu yang telah hadir dan memberikan doa restu kepada para kepala lembaga yang baru dilantik. Semoga hal ini menjadi penyemangat sehingga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Beliau berpesan agar para kepala lembaga yang baru dilantik menjadi pemimpin yang ikhlas, menjadikan kepemimpinan sebagai jalan ibadah, serta mampu menjaga kebersamaan dan budaya musyawarah.

"Peliharalah tradisi-tradisi baik yang telah dibangun selama ini, sekaligus terus mengembangkan berbagai hal yang lebih baik sesuai karakter lembaga," pesannya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati, H. Ahmad Syaiku, S.Ag., M.Pd, menyampaikan apresiasi atas sinergi panjang antara Yayasan Salafiyah Kajen dengan Kementerian Agama dalam memajukan pendidikan Islam di Kabupaten Pati.

"Atas nama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati dan secara pribadi, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Yayasan Salafiyah yang telah berpuluh-puluh tahun bersinergi bersama Kementerian Agama dalam mencerdaskan generasi bangsa," katanya.

Beliau juga menyampaikan penghargaan kepada para kepala madrasah sebelumnya yang dinilai telah memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan, terkhusus MTs dan MA Salafiyah. Kepada kepala madrasah yang baru, Ahmad Syaiku mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin besar.

"MTs dan MA Salafiyah merupakan madrasah unggulan. Salafiyah sudah dikenal masyarakat sebagai lembaga pendidikan besar yang dipercaya untuk mendidik putra-putri mereka. Tantangan bagi kepala madrasah yang baru minimal mampu mempertahankan prestasi yang telah diraih, bahkan meningkatkannya," tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan madrasah harus diawali dengan penataan sumber daya manusia sesuai kompetensi masing-masing. Ia juga mendorong kepala madrasah untuk terus berkoordinasi dengan pengawas, para kiai, dan tokoh masyarakat dalam setiap pengambilan kebijakan.

Selain itu, Kakamenag Kabupaten Pati ini berharap MA, MTs dan MI Salafiyah mulai menerapkan pemetaan kemampuan peserta didik sejak awal masuk madrasah. Langkah tersebut dinilai penting agar proses pembinaan akademik maupun nonakademik dapat dilakukan secara lebih terarah, termasuk dalam mempersiapkan siswa menghadapi berbagai ajang kompetisi.

"Kami memiliki harapan besar agar terjalin kontrak prestasi antara Kementerian Agama dan Yayasan Salafiyah. Jadikan madrasah sebagai lingkungan belajar yang kompetitif, sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul dan membawa nama baik Kabupaten Pati maupun Kementerian Agama," pungkasnya. (AK.81)

Bagikan Artikel: