Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa Madrasah Aliyah Salafiyah Kajen dalam ajang Krenova Pati Innovation Award 2026. Tim pelajar berhasil meraih Juara II melalui inovasi yang mengangkat konsep kelas cerdas berbasis teknologi.
Tim tersebut terdiri dari Muhammad Ridwan Arsyad dari kelas X A Tahfidz dan Sabrina Nazilatur Rohmah dari kelas XI E Saintek. Dalam proses pengembangannya, mereka didampingi oleh dua pembimbing, yakni Isyarotuz Zakiyyah dan Moch. Chamdan Yuwafi.

Isyarotuz Zakiyyah yang akrab dipanggil bu Isya menjelaskan bahwa karya yang diusung berangkat dari kegelisahan sederhana yang sering ditemui di ruang kelas, yakni menurunnya fokus belajar siswa dan kondisi lingkungan yang kurang mendukung. Dari situ, mereka mencoba merancang sebuah sistem yang mampu “membaca” situasi belajar secara lebih objektif.
“Melalui pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan, sistem yang dikembangkan mampu memantau kondisi fisiologis siswa, seperti detak jantung, serta kondisi lingkungan kelas, termasuk suhu dan kualitas udara. Data tersebut kemudian diolah untuk memberikan gambaran kondisi belajar secara real-time.” imbunya
Hasil pengolahan data tersebut tidak berhenti sebagai informasi saja, tetapi juga digunakan sebagai dasar untuk memberikan rekomendasi penyesuaian pembelajaran. Dengan cara ini, proses belajar diharapkan dapat berlangsung lebih adaptif, menyesuaikan kondisi siswa maupun lingkungan kelas.
“Tahap pertama pengiriman proposal inovasi, lalu dipilih ke tahap final 20 peserta presentasi dihadapan dewan pakar yang telah dipilih oleh bapperida. Dilampiran ada pak. Lalu diambil juara 1, 2, 3 juara harapan 1,2,3 dan lolos kabupaten direkomendasikan untuk maju provinsi dan bahkan bisa ke nasional” jelasnya
Dalam kompetisi yang mempertemukan berbagai inovator dari tingkat pelajar hingga perguruan tinggi, karya ini dinilai memiliki kekuatan pada relevansi masalah yang diangkat serta potensi penerapannya di dunia pendidikan. Inovasi ini tidak hanya menawarkan konsep, tetapi juga membuka peluang pengembangan lebih lanjut sebagai solusi nyata.

Kepala Madrasah Aliyah Salafiyah Kajen, Bapak Masrukhan, M.Pd menyambutnya dengan bangga atas raihan tim riset MA Salafiyah.dan beliau mengatakan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu berkontribusi dalam pengembangan teknologi yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari. Pihak sekolah berharap capaian ini dapat menjadi pemantik semangat bagi siswa lain untuk terus berinovasi dan berani mengembangkan ide-ide kreatifnya.
“Prestasi tersebut sekaligus menegaskan komitmen MA Salafiyah Kajen dalam mendukung pengembangan riset dan inovasi di kalangan pelajar, khususnya yang berbasis sains dan teknologi.” tegasnya (AK.81)
