Perjalanan Menuju Negeri Kinanah: Kisah Fatimah Nur Az Zahra Lolos ke Al-Azhar
Perjalanan meraih pendidikan tinggi di luar negeri bukanlah hal mudah. Namun, tekad kuat dan kesungguhan belajar mengantarkan Fatimah Nur Az Zahra, siswi asal Todanan, Blora, diterima Fakultas Syariah Islamiyah Wal Qonun, Jurusan Syariah Islamiyyah di Universitas Al-Azhar, Mesir, salah satu perguruan tinggi Islam tertua di dunia.
Zahra, putri dari pasangan Mulyono dan Rini, saat ini tercatat sebagai siswi kelas XII Konsentrasi Kitab di MA Salafiyah Kajen, Pati. Sejak awal, ia telah memiliki tekad kuat untuk melanjutkan studi ke Negeri Kinanah demi memperdalam ilmu agama.

“Al-Azhar menjadi pilihan karena merupakan pusat keilmuan Islam yang memiliki sanad keilmuan yang tersambung hingga Rasulullah SAW. Saya ingin memperdalam ilmu agama secara matang dan menjadi bagian dari rantai keilmuan tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, tantangan umat saat ini tidak cukup dijawab dengan semangat semata, melainkan membutuhkan pemahaman mendalam terhadap ilmu syariat. Dengan bekal tersebut, ia berharap dapat kembali ke tanah air untuk mengabdi kepada masyarakat.
Perjalanan Zahra menuju Al-Azhar tidaklah instan. Ia mengaku sempat kebingungan mengenai materi dan prosedur seleksi. Setelah berdiskusi dengan pengasuh pondok dan guru di madrasah, ia mencari tambahan informasi melalui media sosial dan memutuskan mengikuti bimbingan belajar daring.
Selama tiga bulan, Zahra mengikuti program bimbingan setiap Senin hingga Jumat malam, di tengah kesibukannya sebagai santri dan pelajar. Ia bahkan harus mengatur ulang jadwal kegiatan pondok demi fokus pada persiapan ujian.
“Awalnya saya merasa tertinggal karena banyak peserta lain sudah menguasai materi. Namun hal itu justru memotivasi saya untuk belajar lebih giat,” katanya.
Ujian seleksi yang dihadapi pun cukup kompleks, mulai dari tes berbasis komputer yang mencakup empat keterampilan bahasa Arab, ujian menulis (insya’), hingga wawancara dan tes hafalan Al-Qur’an.
“Alhamdulillah, dengan izin Allah, saya bisa melalui semua tahapan hingga akhirnya dinyatakan lulus,” ujarnya dengan rasa syukur.

Zahra juga menekankan pentingnya peran MA Salafiyah dalam perjalanan akademiknya. Menurutnya, madrasah tersebut tidak hanya memberikan pendidikan akademik, tetapi juga membentuk karakter dan spiritualitas.
“MA Salafiyah membimbing saya dari kebingungan hingga menemukan arah. Para guru sangat mendukung, bahkan membantu mencarikan informasi untuk saya,” ungkapnya.
Ia mengaku telah menempuh pendidikan di lingkungan Salafiyah sejak jenjang MTs dan bahkan pernah menerima beasiswa kitab selama empat tahun. Pengalaman tersebut menjadi fondasi kuat dalam perjalanan menuntut ilmu.
“Saya sangat bersyukur menjadi bagian dari keluarga besar Salafiyah. Tanpa didikan di sini, saya mungkin tidak akan sampai di titik ini,” katanya.
Ke depan, Zahra berharap dapat menimba ilmu sebanyak mungkin di Al-Azhar dan kembali ke Indonesia untuk memberikan kontribusi nyata bagi umat. (AK.81)
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Menapaki Jalan Pengabdian: Dari Hafalan Al-Qur’an ke Dunia Kedokteran
Langkah hidup setiap orang sering kali dipandu oleh mimpi, nilai, dan doa orang tua. Bagi Shaloom Syahra Zahdy, siswi kelas XII MIPA Reguler MA Salafiyah Kajen, pilihan untuk melanjutka
107 Siswa MA Salafiyah Kajen Lolos SNBP dan SPAN-PTKIN 2026, Satu Diterima di Al-Azhar Mesir
Sebanyak 107 siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen berhasil lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Prest
Ratusan Siswa MA Salafiyah Kajen Ikuti Munaqosah Kitab dan Tahfidzul Qur’an
Madrasah Aliyah Salafiyah Kajen, Pati, menggelar kegiatan testing kitab atau munaqosah qiro’atul kitab serta Majlisan Tahfidzul Qur’an bagi siswa kelas XII, Sabtu (1
Halal Bihalal Awali Hari Pertama Sekolah di MA Salafiyah Kajen
MA Salafiyah Kajen Pati menggelar kegiatan halal bihalal pada hari pertama masuk sekolah usai libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Selasa, 31 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsun
Puluhan Siswa MA Salafiyah Kajen Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir
PATI – Sekitar lima puluh siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, turun langsung membantu membersihkan rumah dan lingkungan warga Desa Bulumanis Kidul, Kecamat
MA Salafiyah Kajen Pati Raih Medali Emas pada Ajang I2ASPO 2025 melalui Inovasi Smart Classroom Berbasis IoT
PATI — Siswa MA Salafiyah Kajen Pati kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih medali emas pada ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO
MA Salafiyah Kajen Gelar Pelatihan Literasi Digital Bersama Karina Moudy
Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Pati, pada hari Selasa (11/11/2025) mulai pukul 10.00 WIB, menggelar training motivasi bertema “Membudayakan Literasi Digital dan Bijak Berme
Tim Riset MA Salafiyah Kajen Pati Raih Juara 3 Kompetisi NIPRO ITS dengan Produk Inovatif Greencoat
Tiga siswa MA Salafiyah Kajen Pati berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih juara 3 dalam kompetisi NIPRO (National Innovation Project) yang diselenggarakan oleh Departemen T
Tiga Belas Guru MA Salafiyah Kajen Pati Terbitkan Antologi Esai Pendidikan
Profesi guru menyimpan banyak kisah dan refleksi mendalam yang kerap menginspirasi. Melalui buku antologi esai berjudul "Kata Guru", sebanyak 13 guru MA Salafiyah Kajen Pati mencoba mer
Tanam 2.000 Bibit Mangrove, Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Gaungkan Aksi Peduli Lingkungan
Sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini, para siswa MA Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, melakukan aksi nyata dengan menanam 2.000 bibit mangrove di pesisi